Rasanya mencari ilmu di Negeri orang

IMG_1563.JPG

Dulu pas setelah tamat SMA aku selalu berfikir tentang kuliah di luar kota itu asik bisa jauh dari orang tua dan bisa melakukan apa saja tanpa ada larangan dari kedua Orang Tua ku Pas pertama kali datang di kota Jakarta  rasanya senang senang sekali dalam hati ku akhirnya bisa dapat tempat baru buat belajar dan bermain. Waktu itu pun  langsung aku punya rencana buat main ke sini kesitu sendiri.Tapi ternyata tidak seperti yang aku  bayangkan karna banyak hal yang bikin aku bisa rindu sama rumah seperti  kebiasaan ku dirumah dan setelah di daerah orang pastilah berbeda sekali dari segi bahasa terus sopan santunnya terus juga budayanya beda semuanya. Dan harus bisa beradaptasi sama teman-teman dari luar daerah yang notabene anak rantau juga. Sempat itu juga aku berpikiran  bahwa bisa tidak aku punya teman-teman atau bisa berbahur sama mereka sampe berpikiri hal-hal supaya bisa cepat adaptasi dan bisa bawa diri dan menyesuaikan saja sama mereka. Dan saat itu aku selalu rindu sama yang namanya MAKANAN RUMAH.

Jadi namanya merantau ke kota lain atau negeri orang.untuk melanjutkan pendidikan bukanlah perkara sederhana. Banyak hal yang harus dipikirkan matang-matang sebelum akhirnya mantap memilih pergi. Di perantauan, berbagai tantangan pun sudah menanti untuk dihadapi. Dan keputusan inilah yang bisa jadi mengubah arah hidup pribadi kita masing-masing. Membuat berbagai perubahan di setiap sisi kehidupan kita kedepan.

Iklan

Keluarga bukan hanya yang memiliki hubungan darah saja

IMG_2263

Keluarga bukan hanya yang memiliki hubungan darah saja. Karena manusia memang tidak bisa lepas dari kehidupan sosial, walaupun akhirnya harus meninggalkan keluarga dan teman-teman di kampung halaman, bukan berarti kita harus hidup sendiri dan kesepian tetapi Tempat perantauan pasti menawarkan kesempatan untuk kita menemukan teman-teman dan keluarga baru. Mereka yang kita  jumpai di kampus, atau Masyarakat di sekitar kosan  kita.  jadi mereka-mereka semuanya bisa kita jadi teman atau bahkan keluarga kita. Karena cuman Mereka pula yang bisa  mau mendengar keluh kesah kita entah itu seputar tugas-tugas Kulia atau beban pikiran tentang kampung alaman kita, karna hal ini sangatlah  menyebalkan. Untuk itulah Meski kita berasal dari daerah yang berbeda-beda, tetapi perantauan adalah tempat yang menyatukan kita.

Menjaga keseimbangan Cinta

 

Untitled

Pasangan itu ibarat alat timbangan, untuk mengukur keseimbangan agar tetap sejajar antara realita dan komitmen kebersamaan.
Bila satu menurun, maka yang terberat harus rela memberikan kekuatannya pada suatu dukungan yang menguatkan serta mau melengkapi dalam semua kekurangannya untuk tetap mengisi disetiap suka-dukanya.
Tak akan satu yang terjatuh, kita berlalu..Tak akan pula satu terluka. kita tetap bahagia..Karena apa yang telah di persatukan tidak dapat diceraikan, begitupun dengan pasangan/jodoh kita.
Hargailah cinta yang sudah terbentuk.. Tanpa tendensi dan alasan apapun selain untuk menerima, berbagi dan saling melengkapi
Dalam cinta jangan pernah mengukur untung ataupun rugi..Karena untung yang kamu terima hanya soal kesetiaan, sementara kerugian yang kamu terima hanya penghianatan dimana keduanya sama-sama menggunakan perasaan..
Selagi kita bisa memposisikan diri dalam suatu keseimbangan yang saling memahami dalam pengertian akan kebersamaan, maka apa pun yang terjadi, kita tetap akan sejalan mengarungi kejamnya dunia di kehidupan ini.
Gunakan kelembutan yang sarat ketulusan..Gunakan kasih pada hati yang selalu memberi dan Gunakan cinta yang sarat kesetiaan. Salam kebajikan.

Cinta Yang luar biasa adalah Cinta seorang ibu Kepada Anaknya

werre

Mama ku sayang jangan terlalu memikirkan ku Aku selalu baik-baik aja cuman waktunya belum tibah utk anakmu pulang dan Giliranku Membahagiakan kalian lagi.

Mama anakmu tdk perna lupa kebaikanmu selama dua belas tahun papa menderita sakit mama yg selalu mengurus ku dan papa dan Mama tak pernah putus asa mendoakanku siang dan malam. Untupk Mama yang senantiasa berkorban waktu untuk membesarkanku dengan sepenuh hati. dan juga Mamaku sayang Engkau seorang bunda yg berjasa untuku cinta tulusmu selama 9 bulan mengandungku dan mau berkorban nyawa demi aku terlahir di dunia. Tapi Tuhan tau, Mama seseorang yang hebat. Mama masih diberi kesehatan sampai sekarang. Tuhan masih ingin Mama membesarkan anak sepertiku dengan sabar.

Maafkan Mama dan Papa jika sampai detik ini aku masih saja belum bisa membanggakan Mama dan Papa. Aku sedang dalam berjalan menuju menjadi seseorang yang dapat membanggakan Mama dan Papa, untuk itu Mama dan papa Jangan dulu pergi menuju Tuhan sebelum aku sempat membanggakan Mama dan Papa, Jangan dulu Mama dan Papa menghadap Tuhan sebelum Mama dan Papa menangis haru melihat kesuksesanku.

Mama Aku sayang padamu, Mama Aku menyayangimu melebihi aku mencintai diriku sendiri, Mama Aku mencintaimu karena aku tahu, daging yang menempel di tubuhku ini adalah bagian dari dagingmu, Mama Darah yang mengalir di tubuhku ini merupakan darahmu, Mama.

Aku berjanji, suatu saat nanti, aku akan membuatmu bangga. Membuatmu bangga sebagai Mama yang telah melahirkanku. Membuatmu bangga, sebagai Mama yang telah membesarkanku.

Untuk Papa yang sering pulang malam karena bekerja di kebun demi kami yang setiap harinya kami makan. Untuk Papa yang sering pulang malam karena ingin anak istrinya tercukupi kebutuhannya. Untuk Papa yang biasanya kutanya mengapa, Papa tdk perna membeli baju utk papa tapi papa selalu hanya jawab; Papa ingin kalian anak-anak dulu yang bahagia mendapat baju baru. Untuk papa yang sering marah, padahal itu demi kebaikanku sendiri. Untuk Papa yang sering mengkhawatirkanku padahal papa hanya takut anaknya tertimpa sesuatu yang buruk. Untuk Papa yang selalu diam padahal di setiap doanya selalu menyebut nama anak-anaknya dalam tangis.

Aku selalu berdoa agar Papa selalu di beri perlindungan Tuhan.

Papa yang selalu diam. Papa yang selalu keras. Aku tahu kenapa Papa seperti itu. Papa mengalami kejamnya dunia setiap hari di luar sana hanya demi membelikanku buku untuk aku menuntut ilmu. Papa diterjang hujan dan panas di luar sana hanya untuk memberiku uang untuk aku dapat terus bersekolah.

Suatu hari nanti, aku akan sukses. Aku akan menjadi seseorang. Untuk Papa dan Mama, sekarang aku masih dalam perjuangan.

Tetapi aku tahu. Perjuanganku tidak berarti apa-apa dibandingkan perjuangan Papa dan Mama membesarkanku selama belasan tahun dan sampai nanti. Pengorbananku tidak berarti apa-apa. dibandingkan pengorbanan Mama dan Papa untuk merawatku dari kecil hingga sekarang dan hingga nanti.

masalah papua harus di tangani dengan sabar dan ikhlas.

ilustrasi-jat-ilegal

Konflik Papua Bukan Masalah Agama, tapi masalah politik Sosial dan politik Ekonomi Dalam dunia ini kita tidak lari dari masalah… kita harus mengharungi dengan sabar. karna Ilmu yg bisa menyelesaikan segala masalah yaitu sabar & ikhlas pemerintah darerah profinsi papua harus memiliki jiwa sosial sebagai pemimpin di tanah papua Masalah tidak akan menjadi beban jika kita dapat menyelesaikan dengan sabar dan dengan kelapangan hati. dan bekerja utk menjalankan roda pemerintah jangan keluar dari Rel yg sudah di tetapkan di Negeri ini jika ingin ada perubaan di Negeri tercinta kami yg dimn sudah di karuniakan oleh Tuhan dgn berbagai SUMBER DAYA ALAM. tanamkan rasa cinta tanah Air demi Rakyat papua. dan demi perubahan. salam solidaritas.
mat pagi dan mat berhaktifitas. Tuhan memberkati sodara-sodara kami yg sebagai pemimpin di tanah papua semoga ats campurtangan Tuhan masalah di Bumi papua bisa bisa selesai dan papua menjadi tanah yg penuh damai.

Jangan menganggap diri kita sendiri lebih hebat dari orang lain di atas langit masih ada langit

Untitledm.png

Banyak orang yang merasa lebih pintar dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering menganggap remeh orang lain. Ukuran kepintaran seseorang hanya TUHAN yang mengetahuinya. Alangkah bijaksananya jika kita tidak menganggap diri sendiri lebih pintar dari orang lain. Di atas langit masih ada langit yang lain

Seseorang yang menganggap dirinya bijak pastilah merasa tidak pernah salah. Kata ‘sempurna’ mungkin akan selalu dilekatkan pada dirinya, namun pada kenyataannya tidak ada manusia yang sempurna. Hanya satu pribadilah yang sempurna di dunia ini, yaitu Tuhan sendiri. Bijaksana memang harus dikejar. Namun, menganggap diri sendiri bijak sangatlah berbahaya. Ketika kita berpikir kita bijaksana, sesungguhnya itu adalah suatu kesombongan.

Sala satu hal yang harus kita perhatikan yaitu Sebelum kita melihat orang lain, kita harus perlu melihat diri kita sendiri dulu. Jadi kalau kita angap diri kita hebat dari orang lain itu berarti yang sombong karena pengetahuannya, dan merasa dengan ilmunya itu hanya dia yang paling hebat dan menganggap semua orang lain tidak mengerti apa-apa , sehingga pendapat orang lain dianggap tidak berguna. orang seperti itu, selalu menghendaki dirinya  dihormati oleh orang lain.

Aku adalah manusia biasa yang mempunyai derajat sama seperti mu.

PAULUS WERREblog.com

12376181_1646604692258315_7480066328069179850_n

Aku hanya manusia biasa yang tak mampu menahan rasa rindu akan dirimu. Sejak tahun 2012, 2013, 2014, 2015, dan pd tahun  2016 ini, kau selalu seperti itu dan pada akhirnya kau mengambil keputusan utk pergi kemana.  Aku mungkin tak akan seperti itu lagi jika suatu hari nanti kau kembali temukan aku mengadu rasa akan hatimu. Mungkin aku tak akan berkata iya lagi jika suatu hari nanti kau kembali curahkan rasa rindumu. Mungkin aku bukan aku yang dulu lagi yang mampu kau tebak apa jawabanku jika kau bertanya akan rasamu dan mungkin aku tak akan bisa menjawab lagi apa yang kau janjikan kepadaku seperti dahulu.

Aku tak akan pernah bisa membencimu karena hanya perlakuanmu terhapadku untuk sekian kalinya. Kata maaf akan selalu aku berikan untukmu wahai kau rindu yang terhenti oleh waktu. Terimakasih atas waktu yang telah kau jaga untuk mengisi hatimu dengan hadirku. Terima kasih atas ucapan sayangmu akan rindu…

Lihat pos aslinya 37 kata lagi

Manfaat rawa-rawa bagi kehidupan orang kimaam di Kabupaten Merauke.

318558_101053760006151_100003045811228_6063_1201546476_n.jpg

Manfaat rawa bagi kehidupan orang kimaam adalah:
Menjadi salah satu sumber mata pencaharian bagi warga sekitarnya. Yang dimana hewan yang hidup di sekitar rawa rawa , biasanya diburu dan dijual sehingga dapat menjadi sumber pendapatan bagi warga sekitar.

manfaat rawa bagi kehidupan orang kimaam adalah :
Menjadi sumber mata air, karena rawa berfungsi menyimpan air tawar, Melindungi dari banjir, karena rawa menampung, menyerap, dan melepas air secara   perlahan dan menjaga garis pantai, akar tanaman yang tumbuh di rawa membantu mengikat dan menstabilkan tana.

PENILAIAN ORANG JAWA TERHADAP ANAK MUDA PAPUA DI JAWA.

1655897_1538767086375410_1795312944711821746_n

Anak muda Papua datang ke Jawa, mempunyai  tradisi adat isitiadat yang berbeda sehingga kami pun  beberapa hal yang harus menyesuaikan diri seperti tingkah laku, sikap, komunikasi cara hidup dan juga beradaptasi dengan lingkungan. Karena anak muda Papua  ketika berpindah dari tempat asal ke Jawa  harus menyesuaikan  diri  dengan lingkungan yang berbeda harus membiasakan diri dengan lingkungan yang ada di Jawa sehingga masyarakat setempat bisa meliat dengan cara hidup orang papua yang sebenarnya. tetapi anak muda papua yang datang merantau  di pulau Jawa. Tetapi orang Jawa berpikir bahwa orang Papua kasar, tetapi tidak semua orang Papu kasar, ada yang baik. Oleh karena itu saya sebagai orang Papua   bagaimana menghilangkan cara pemikiran mereka yang negative, saya harus menyikapi dengan masayarakat Jawa khususnya masyarakat di jakarta selatan dengan cara berkomunikasi rasa pemikiran yang negative terhadap kami bisa menghilangkan, maka mereka bisa berpkir bahwa tidak semua orang Papua kasar. Mungkin ini karena lingkungan berbeda dan  tingkah laku yang berbeda dan pula yang berbeda, sehingga setiap suku mempunyai khas yang tidak bisa di samakan oleh suku lain.

Komunikasih dengan orang Jawa  di Jakarta selatan ini.kami jujur bahwa kami dengan sikap yang keras sehingga, kami harus menyesuikan diri dengan bahasa yang bisa menerima orang Jawa.  Karena di pulau Jawa  khususnya di jakarta selatan terkenal dengan bahasa kromo  yang  halus sehingga cara kami harus menyesuaikan diri untuk cara yang halus,  mungkin cara  berkomunikasih dengan cara yang kasar ini bisa  kami secara pelan-pelan  menyesuikan diri. Dengan demikian maka Budaya atau cultur anak muda Papua yang berbeda bahkan kulit dan rambut yang berbeda, sehingga cara hidup dengan orang Jawa juga sangat berpengaruh sekalih, ketika kami  berpindah tempat dari asal  untuk  menyesuikan dengan budaya, cultur yang berbeda yang harus menyesuikan diri dengan cara mendekati warga setempat dimana kita tinggal.

Komunikasi masayarakat Jawa dengan anak muda Papua merupakan salah satu cara yang menonjol di dua suku yaitu orang Papua akan bicara dengan nada yang kasar dan orang Jawa akan bicara dengan alus  sebab orang Jawa cara komunikasi  secara halus dan pelan, karena masyakat Jawa terkenal dengan bahasa halus  dan orang  Papua cara komunikasi kasar sehingga bisa salah pahaman antara orang Jawa.  Oleh karena itu kita harus tauh lebih dahulu cara komunikasi dengan orang lain, karena kita negara Indonesia adalah negara kesatuan yang kaya akan berbagi pulau,suku,budaya,adat-istiadat,bahasa. sehingga tidak terjadi salah pahaman cara berkomunikasi. Mungkin kami dari Papua cara komunikasi kasar karena budaya yang berbeda, sifat kami dari anak Papua kalau ada yang salah tidak sesuai dengan harapan kami  maka langsung tegur terus terang pada orang yang salah. Jadi sifat kami orang yang salah langsung tegur, tetapi sifat orang Jawa akan bicara secara alus dengan sopan agar  orang lain bias tanggapi dengan baik.

Bagaimana pandangan anak muda Papua terhadap orang Jawa dan sebaliknya orang Jawa   menilai terhadap  anak- anak Papua.

Masyarakat Jawa berpandangan  terhadap anak muda Papua bahwa minum- minuman keras sebagai tradisi, sehingga masyakat Jawa berpikir orang Papua semua tau minum-minuman keras atau ber alkhool, sehingga masyarakat jawa berpandangan bawah orang Papua adalah orang-orang yang sifatnya tidak baik tetapi  saya sebagai orang Papua mengatakan bahwa bukan. Karna apa?  Jawabannya adalah budaya Orang Papua bukan yang seperti yang  masyarakat Jawa melihat atau memandang tetapi orang papua merupakan orang yang mempunnyai adat istiadat yang sama seperti di Jawa. Maka pengaru   minuman beralkhool ini pengaru budaya luar yang masuk ke Indonesia dan yang paling terpopuler adalah di Papua maka dari berbagai daerah menilai bahwa orang Papua adalaha tukang minum. tetapi dari masyarakat pribumi asli papua tidak karna itu bukan tradisi atau budaya lokal Papua tetapi karna perkembangan jaman di seluru dunia akhirnya pengaruh luar masuk ke Papua. Akhirnya orang muda Papua mau beradaptasi dengan masyarakat Jawa tetapi anak muda papua masih terbawah dengan kebiasaan yang di Papua ke Jawa, maka masyarakat di sekitar pulau jawa menilai bahwa anak papua tukang minum. Dan bagaimana cara untuk menghilangkan pemikiran yang negative terhadap orang Papua. Mungkin itu salah seorang mahasiswa tinggal di kost-kostsan yang tidak tau adat istiadat, budaya, maka dia minum mabuk dan bikin kacau  dengan masyarakat di sekitar sehingga itu menjadi pandangan utama bahwa orang Papua itu semua tau minum-minuman keras, pada hal kami ada yang tidak tau minum-minuman keras berpandangan bahwa dia tidak  punnya adat. Maka dengan pandangan orang Jawa orang jawa  kami yang tidak tau minum pun sekarang mencari kost untuk mau tinggal  sulit dapat  karena salah seorang mahasiswa yang  tinggal di kost-kostsan pun  minum mabuk akhirnya masyarakat Jawa berpikiran bahwa orang Papua semua tau minum-minuman keras sehingga kami susa dapat kost dalam waktu dekat tetapi kita bias dapat waktu yang cukup lama. Kalau ada kost yang kosong tetapi kami dari  Papua  tanya bapak atau ibu yang punya kost tetapi dia  bilang tidak ada yang kosong, karena kenakalan dari  mereka yang tau minum.

Pemuda Papua berpandangan terhadap orang Jawa, bahwa kehidupan masayarakat Jawa kehidupanya damai dan aman tetapi , di balik itu banyak hal yang jahat yang menutupi dengan cara yang baik-baik. Mungkin di depan kita baik tetapi belum tentu baik dalam hati seseorang, kami orang Papua kasar tetapi belum tentu dalam hati kasar, karena memang dengan pengaruh dengan kulit kami hitam rambut kriting maka sifat kami seperti itu, sehingga  ada sesuatu yang salah langsung kasih tau  orangya, tetapi orang Jawa tidak seperti itu diam tetapi  membahayakan seperti itu karena apa yang dia pikir kami tidak tau.

Tanggapan Anak-anak Papua terhadap Masyarakat Jakarta

Anak-anak Papua yang belajar di jakarta menilai bahwa masyarakat jakarta menceritakan hal-hal yang negatif atau hal-hal sepele orang lain tanpa memberitahu kepada orang yang bersangkutan. Contoh korban gossib, Hal-hal ini pun dialami oleh beberapa orang atau anak mahasiswa Papua, hanya karena tidak membayar uang listrik satu bulan, bapa kosnt atu ibu kostnya menceritakan kepada orang yang ada di RT itu. Anak tersebut tidak menerima kelakuan bapa kost atau ibu kostnya ialah dia menceritakan kepada orang lain tanpa menagi atau memberitahukan terlebih dahulu kepadanya.

Dengan demikian, nama baik anak tersebut tercoret, sehingga mau dan tidak dia harus memutuskan untuk menyendiri dan tidak berbaur lagi dengan orang lain. Kemudian setelah batas waktu kos-kosannya habis, dia mencari kos-kosan lain karena dia merasa malu atas perlakuan bapak kosnya atau ibu kostnya teradap dia. Orang Jawa, walaupun bukan seluruhnya, tidak menyadari bahwa gossip ini dapat menjatuhkan martabat orang lain. Hal ini yang perlu disadari oleh orang-orang yang suka gossip alias kerjaannya gossib.

Nama baik mahasiswa papua dari pandangan masyarakat jakarta sudah negatif. Mereka menilai bahwa semua anak muda Papua berbuat hal yang sama. Contohnya, mereka beranggapan bahwa seluruh anak Papua suka mabuk dan suka melakukan onar, serta melakukan hal-hal yang dipandang tidak wajar dari pandangan masyarakat setempat, kenyataannya tidak seperti yang dikirakan. Sebab anak muda papua yang study di kota jakarta mengenal dengan kata menjaga nama baik anak papua. Jadi kami sebagai anak muda papua yang mengenyam pendidikan di jakarta menyampaikan kepada masyarakat bahwa, tidak semua anak papua melakukan hal-hal negetif atau onar, hanya kalangan atau orang-orang tertentu yang melakukan hal serupa. Maka yang harus dilihat adalah apa, latar belakang ekonomi (orang tua pejabat) dan siapa yang melakukan hal tersebut.

Tujuan kami datang ke pulau Jawa untuk belajar, karena latar belakang pendidikan kami di Papua kualitas pendidikan sangat jauh berbeda dengan kualitas pendidikan di Jawa sehingga kami datang belajar  di Jawa terkenal dengan kota pelajar sehingga kami kami lebih memilih jakarta dari pada tempat lain. Dan fasilitas untuk belajar tersedia dengan baik sehingga kami bisa belajar  baik dan lulus kembali ke daerah kami masing-masing. Apa yang kami belajar yang baik  kami bisa menerapkan di daerah kami sehingga bisa maju seperti di Jawa itu harapan kami dari pemuda Papua.

BAGI GENERASI MUDA PAPUA JAUHI MIRAS SEBELUM MIRAS MEMBUNU TUBUH BANGSA PAPUA.

4

Izakod Bekai, Izakod Kai. ( satu hati satu tujuan ) Sebelumnya saya  minta maaf jika kata-kata saya akan membuat hati Teman -Teman  tidak menyenangkan . Ini memang waktu saya harus mengatakan kepada Teman-Teman. Maaf kalau saya  salah, saya mintah maafkan saya. Jika   membuat Teman-Teman berpikiran Negatif saya maklumi yang tidak suka.

Saya tidak tahu pasti, apa manfaat si Teman-Teman  minum tetapi, di lihat dari cara Teman-Teman berinteraksi dengan saya dan sesama teman Bandar Miras, kadang ada rasa kekecewaan yang ada pada dirinya yang secara pribadi belum pulih. Dan, sangat susahya, ketika kita beri masukan sama si Teman. Saya perlu metode yang sangat tepat untuk hal ini.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Mahasiswa Papua, khususnya Se-Jabodetabek sendiri, ada Teman-Teman yang sudah meningal karna Miras. Yang intinya adalah keceplosan dengan minuman keras.  Saya belum tahu pasti di kota studi lainnya, dan minum minuman keras secara diam- diam. Lebih ironisnya lagi bila Miras itu menjadi santapan perempuan- perempuan Papua, yang seharusnya melahirkan generasi- generasi penerus bangsa Papua atau bangsa Melanesia.

Di tanah Papua (Papua dan Papua Barat ) sendiri, MIRAS ini di bebaskan beredar di seluruh tanah Papua. Sampai- sampai, Miras menjadi salah satu usaha dari pemimpin- peminpin local dan cabinet perusak daerah tanah Papua. Sebagai lahan bisnis yang menguntungkan bagi dirinya. Pemimpin kita itu, mengabaikan yang namanya, dengan kegiatan miras yang dapat mengakibatkan kematian seribu jiwa.

Coba pandang saja, wajah tanah Papua kita, yang kataya miras merupakan budaya orang luar, toh, menjadi santapan cukup luar biasa. Dari anak, remaja, tingkatan dewasa, orng tua, dan bahkan tete dan nenek sekalipun. Ini  harus di upayahkan. Cepat obati demi keselamatan jiwa. bangsa Melanesia.

ini saya menyaksikan di jakarta dua orang perempuan Papua mabuk patah, di Jakarta  Kabarnya, kedua perempuan itu, setelah mabuk keduanya memindahkan barang- barang keduanya melalui sebuah taksi  blue bird, ke kos barunya. Keduanya mengamuk karena, sopir tidak bisa menghartarkan kedua perempuan itu dalam keadaan mabuk.

Ini hanya sebuah contoh bahwa, kami manusia Papua belum sadar bahwa, dengan mabuk segala permasalahan akan muncul dan bisa menuju kematian. Kita manusia papua belum sadar bahwa, dengan mabuk dapat memberikan mamfaat yang cukup luar biasa atau tidak. Kadang kita juga tidak sadar bahwa, mabuk adalah budaya luar.

Dengan ketidaksadaran kita manusia Papua, dari kaum intelektual, kaum pemimpin, kaum masyarakat seluruhnya, tidak sadar bahwa, mabuk adalah pembawa masalah secara pribadi. Dan kemudian dari ketidaksadaran kita akhirnya, miras sudah menyebar di seluruh tanah papua. Bahkan, sampai di pelosok- pelosok. Macam pemerataan pembangunan saja.

Teman-Teman, inilah Miras. Miras ini tidak dapat memberikan solusi bagi kita masyarakat tanah Papua. Malah, dengan ini dapat memberikan kondisi tubuh menjadi tergangu. Dan bisa dikhawatirkan dan sudah terbukti dalam beberapa tahun terakhir bahwa bisa mengalami kematian.

Teman-Teman ku, saya hanya bisa pesan sama kita orang masyarakat tanah papua untuk sadar. Sadar bahwa, mabuk itu dapat merusak diri kita. Mari kita saling mengingatkan sesama bangsa, Melanesia. Ketika Teman-Teman, mengingatkan kepada sahabat dekatmu, rekan kerjamu, keluargamu, dalam organisasimu, maka Teman-Teman sangat peduli dengan bangsa Melanesia, untuk menyelamatkan dari sisi ini. Tapi mulailah dari diri sendiri dulu.