BAGI GENERASI MUDA PAPUA JAUHI MIRAS SEBELUM MIRAS MEMBUNU TUBUH BANGSA PAPUA.

4

Izakod Bekai, Izakod Kai. ( satu hati satu tujuan ) Sebelumnya saya  minta maaf jika kata-kata saya akan membuat hati Teman -Teman  tidak menyenangkan . Ini memang waktu saya harus mengatakan kepada Teman-Teman. Maaf kalau saya  salah, saya mintah maafkan saya. Jika   membuat Teman-Teman berpikiran Negatif saya maklumi yang tidak suka.

Saya tidak tahu pasti, apa manfaat si Teman-Teman  minum tetapi, di lihat dari cara Teman-Teman berinteraksi dengan saya dan sesama teman Bandar Miras, kadang ada rasa kekecewaan yang ada pada dirinya yang secara pribadi belum pulih. Dan, sangat susahya, ketika kita beri masukan sama si Teman. Saya perlu metode yang sangat tepat untuk hal ini.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Mahasiswa Papua, khususnya Se-Jabodetabek sendiri, ada Teman-Teman yang sudah meningal karna Miras. Yang intinya adalah keceplosan dengan minuman keras.  Saya belum tahu pasti di kota studi lainnya, dan minum minuman keras secara diam- diam. Lebih ironisnya lagi bila Miras itu menjadi santapan perempuan- perempuan Papua, yang seharusnya melahirkan generasi- generasi penerus bangsa Papua atau bangsa Melanesia.

Di tanah Papua (Papua dan Papua Barat ) sendiri, MIRAS ini di bebaskan beredar di seluruh tanah Papua. Sampai- sampai, Miras menjadi salah satu usaha dari pemimpin- peminpin local dan cabinet perusak daerah tanah Papua. Sebagai lahan bisnis yang menguntungkan bagi dirinya. Pemimpin kita itu, mengabaikan yang namanya, dengan kegiatan miras yang dapat mengakibatkan kematian seribu jiwa.

Coba pandang saja, wajah tanah Papua kita, yang kataya miras merupakan budaya orang luar, toh, menjadi santapan cukup luar biasa. Dari anak, remaja, tingkatan dewasa, orng tua, dan bahkan tete dan nenek sekalipun. Ini  harus di upayahkan. Cepat obati demi keselamatan jiwa. bangsa Melanesia.

ini saya menyaksikan di jakarta dua orang perempuan Papua mabuk patah, di Jakarta  Kabarnya, kedua perempuan itu, setelah mabuk keduanya memindahkan barang- barang keduanya melalui sebuah taksi  blue bird, ke kos barunya. Keduanya mengamuk karena, sopir tidak bisa menghartarkan kedua perempuan itu dalam keadaan mabuk.

Ini hanya sebuah contoh bahwa, kami manusia Papua belum sadar bahwa, dengan mabuk segala permasalahan akan muncul dan bisa menuju kematian. Kita manusia papua belum sadar bahwa, dengan mabuk dapat memberikan mamfaat yang cukup luar biasa atau tidak. Kadang kita juga tidak sadar bahwa, mabuk adalah budaya luar.

Dengan ketidaksadaran kita manusia Papua, dari kaum intelektual, kaum pemimpin, kaum masyarakat seluruhnya, tidak sadar bahwa, mabuk adalah pembawa masalah secara pribadi. Dan kemudian dari ketidaksadaran kita akhirnya, miras sudah menyebar di seluruh tanah papua. Bahkan, sampai di pelosok- pelosok. Macam pemerataan pembangunan saja.

Teman-Teman, inilah Miras. Miras ini tidak dapat memberikan solusi bagi kita masyarakat tanah Papua. Malah, dengan ini dapat memberikan kondisi tubuh menjadi tergangu. Dan bisa dikhawatirkan dan sudah terbukti dalam beberapa tahun terakhir bahwa bisa mengalami kematian.

Teman-Teman ku, saya hanya bisa pesan sama kita orang masyarakat tanah papua untuk sadar. Sadar bahwa, mabuk itu dapat merusak diri kita. Mari kita saling mengingatkan sesama bangsa, Melanesia. Ketika Teman-Teman, mengingatkan kepada sahabat dekatmu, rekan kerjamu, keluargamu, dalam organisasimu, maka Teman-Teman sangat peduli dengan bangsa Melanesia, untuk menyelamatkan dari sisi ini. Tapi mulailah dari diri sendiri dulu.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s