Cinta Yang luar biasa adalah Cinta seorang ibu Kepada Anaknya

werre

Mama ku sayang jangan terlalu memikirkan ku Aku selalu baik-baik aja cuman waktunya belum tibah utk anakmu pulang dan Giliranku Membahagiakan kalian lagi.

Mama anakmu tdk perna lupa kebaikanmu selama dua belas tahun papa menderita sakit mama yg selalu mengurus ku dan papa dan Mama tak pernah putus asa mendoakanku siang dan malam. Untupk Mama yang senantiasa berkorban waktu untuk membesarkanku dengan sepenuh hati. dan juga Mamaku sayang Engkau seorang bunda yg berjasa untuku cinta tulusmu selama 9 bulan mengandungku dan mau berkorban nyawa demi aku terlahir di dunia. Tapi Tuhan tau, Mama seseorang yang hebat. Mama masih diberi kesehatan sampai sekarang. Tuhan masih ingin Mama membesarkan anak sepertiku dengan sabar.

Maafkan Mama dan Papa jika sampai detik ini aku masih saja belum bisa membanggakan Mama dan Papa. Aku sedang dalam berjalan menuju menjadi seseorang yang dapat membanggakan Mama dan Papa, untuk itu Mama dan papa Jangan dulu pergi menuju Tuhan sebelum aku sempat membanggakan Mama dan Papa, Jangan dulu Mama dan Papa menghadap Tuhan sebelum Mama dan Papa menangis haru melihat kesuksesanku.

Mama Aku sayang padamu, Mama Aku menyayangimu melebihi aku mencintai diriku sendiri, Mama Aku mencintaimu karena aku tahu, daging yang menempel di tubuhku ini adalah bagian dari dagingmu, Mama Darah yang mengalir di tubuhku ini merupakan darahmu, Mama.

Aku berjanji, suatu saat nanti, aku akan membuatmu bangga. Membuatmu bangga sebagai Mama yang telah melahirkanku. Membuatmu bangga, sebagai Mama yang telah membesarkanku.

Untuk Papa yang sering pulang malam karena bekerja di kebun demi kami yang setiap harinya kami makan. Untuk Papa yang sering pulang malam karena ingin anak istrinya tercukupi kebutuhannya. Untuk Papa yang biasanya kutanya mengapa, Papa tdk perna membeli baju utk papa tapi papa selalu hanya jawab; Papa ingin kalian anak-anak dulu yang bahagia mendapat baju baru. Untuk papa yang sering marah, padahal itu demi kebaikanku sendiri. Untuk Papa yang sering mengkhawatirkanku padahal papa hanya takut anaknya tertimpa sesuatu yang buruk. Untuk Papa yang selalu diam padahal di setiap doanya selalu menyebut nama anak-anaknya dalam tangis.

Aku selalu berdoa agar Papa selalu di beri perlindungan Tuhan.

Papa yang selalu diam. Papa yang selalu keras. Aku tahu kenapa Papa seperti itu. Papa mengalami kejamnya dunia setiap hari di luar sana hanya demi membelikanku buku untuk aku menuntut ilmu. Papa diterjang hujan dan panas di luar sana hanya untuk memberiku uang untuk aku dapat terus bersekolah.

Suatu hari nanti, aku akan sukses. Aku akan menjadi seseorang. Untuk Papa dan Mama, sekarang aku masih dalam perjuangan.

Tetapi aku tahu. Perjuanganku tidak berarti apa-apa dibandingkan perjuangan Papa dan Mama membesarkanku selama belasan tahun dan sampai nanti. Pengorbananku tidak berarti apa-apa. dibandingkan pengorbanan Mama dan Papa untuk merawatku dari kecil hingga sekarang dan hingga nanti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s