Rasanya mencari ilmu di Negeri orang

IMG_1563.JPG

Dulu pas setelah tamat SMA aku selalu berfikir tentang kuliah di luar kota itu asik bisa jauh dari orang tua dan bisa melakukan apa saja tanpa ada larangan dari kedua Orang Tua ku Pas pertama kali datang di kota Jakarta  rasanya senang senang sekali dalam hati ku akhirnya bisa dapat tempat baru buat belajar dan bermain. Waktu itu pun  langsung aku punya rencana buat main ke sini kesitu sendiri.Tapi ternyata tidak seperti yang aku  bayangkan karna banyak hal yang bikin aku bisa rindu sama rumah seperti  kebiasaan ku dirumah dan setelah di daerah orang pastilah berbeda sekali dari segi bahasa terus sopan santunnya terus juga budayanya beda semuanya. Dan harus bisa beradaptasi sama teman-teman dari luar daerah yang notabene anak rantau juga. Sempat itu juga aku berpikiran  bahwa bisa tidak aku punya teman-teman atau bisa berbahur sama mereka sampe berpikiri hal-hal supaya bisa cepat adaptasi dan bisa bawa diri dan menyesuaikan saja sama mereka. Dan saat itu aku selalu rindu sama yang namanya MAKANAN RUMAH.

Jadi namanya merantau ke kota lain atau negeri orang.untuk melanjutkan pendidikan bukanlah perkara sederhana. Banyak hal yang harus dipikirkan matang-matang sebelum akhirnya mantap memilih pergi. Di perantauan, berbagai tantangan pun sudah menanti untuk dihadapi. Dan keputusan inilah yang bisa jadi mengubah arah hidup pribadi kita masing-masing. Membuat berbagai perubahan di setiap sisi kehidupan kita kedepan.

Keluarga bukan hanya yang memiliki hubungan darah saja

IMG_2263

Keluarga bukan hanya yang memiliki hubungan darah saja. Karena manusia memang tidak bisa lepas dari kehidupan sosial, walaupun akhirnya harus meninggalkan keluarga dan teman-teman di kampung halaman, bukan berarti kita harus hidup sendiri dan kesepian tetapi Tempat perantauan pasti menawarkan kesempatan untuk kita menemukan teman-teman dan keluarga baru. Mereka yang kita  jumpai di kampus, atau Masyarakat di sekitar kosan  kita.  jadi mereka-mereka semuanya bisa kita jadi teman atau bahkan keluarga kita. Karena cuman Mereka pula yang bisa  mau mendengar keluh kesah kita entah itu seputar tugas-tugas Kulia atau beban pikiran tentang kampung alaman kita, karna hal ini sangatlah  menyebalkan. Untuk itulah Meski kita berasal dari daerah yang berbeda-beda, tetapi perantauan adalah tempat yang menyatukan kita.

Menjaga keseimbangan Cinta

 

Untitled

Pasangan itu ibarat alat timbangan, untuk mengukur keseimbangan agar tetap sejajar antara realita dan komitmen kebersamaan.
Bila satu menurun, maka yang terberat harus rela memberikan kekuatannya pada suatu dukungan yang menguatkan serta mau melengkapi dalam semua kekurangannya untuk tetap mengisi disetiap suka-dukanya.
Tak akan satu yang terjatuh, kita berlalu..Tak akan pula satu terluka. kita tetap bahagia..Karena apa yang telah di persatukan tidak dapat diceraikan, begitupun dengan pasangan/jodoh kita.
Hargailah cinta yang sudah terbentuk.. Tanpa tendensi dan alasan apapun selain untuk menerima, berbagi dan saling melengkapi
Dalam cinta jangan pernah mengukur untung ataupun rugi..Karena untung yang kamu terima hanya soal kesetiaan, sementara kerugian yang kamu terima hanya penghianatan dimana keduanya sama-sama menggunakan perasaan..
Selagi kita bisa memposisikan diri dalam suatu keseimbangan yang saling memahami dalam pengertian akan kebersamaan, maka apa pun yang terjadi, kita tetap akan sejalan mengarungi kejamnya dunia di kehidupan ini.
Gunakan kelembutan yang sarat ketulusan..Gunakan kasih pada hati yang selalu memberi dan Gunakan cinta yang sarat kesetiaan. Salam kebajikan.